MPNews | KAB. BANDUNG – Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi PKB Cucun Ahmad Syamsurijal meninjau lokasi banjir di Desa Dayeuhkolot Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung Jawa Barat, Selasa (11/3/2025).
Hadirnya Cucun di lokasi banjir itu didampingi Bupati Bandung Dadang Supriatna, Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, Dandim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Inf Tinton Amin Putra.
Hadir pula dari BNPB, Sekda Kabupaten Bandung Cakra Amiyana, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bandung, yakni BPBD, Dinsos, Dinkes, DPUTR, dan OPD lainnya. Selain itu jajaran Forkopimcam Dayeuhkolot dan para relawan kebencanaan, dan para pihak lainnya.
Kang Cucun didampingi jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung sempat menemui para pengungsi korban banjir yang bertahan di Kantor Desa Dayeuhkolot. Ia pun sempat melakukan komunikasi dengan para pengungsi korban banjir, terkait penanganan pascabanjir.
Kang Cucun mengatakan bahwa pihaknya setiap bencana segera langsung memastikan semua stakeholder yang ada dan kemitraan di DPR RI.
“Yang menangani tanggap darurat kan BNPB, maka diperlukan langkah-langkah strategis dalam penanganan bencana. Apalagi bencana yang rutinan terjadi seperti bencana banjir di kawasan Dayeuhkolot, Baleendah, kawasan Ciliwung. Itu harus ada penanganan segera,” kata Kang Cucun kepada awak media di sela-sela meninjau lokasi banjir di Desa Dayeuhkolot.
Kang Cucun juga turut menyikapi pembangunan kolam retensi atau embung-embung atau bendungan untuk menampung air sementara sebelum masuk ke aliran sungai. Hal itu akan dibahas pada rapat dengan BNPB.
“Ini akan kita lakukan juga di Kabupaten Bandung. Ini tugas fungsi kami di DPR RI bagaimana ketika bencana terjadi segera memastikan. Kemensos sudah dibekali untuk tanggap darurat persiapan, ya makanan siap saji. Jangan sampai orang kena bencana susah mencari makanan. Maka sekarang sudah dimulai kemasan dalam kemasan siap saji. Baik di Kemensos maupun di BNPB,” tutur anggota DPR RI asal Dapil Jabar 2 meliputi Kabupaten Bandung dan Bandung Barat ini.
Kang Cucun mengatakan, bahwa ia datang ke lokasi banjir Dayeuhkolot merupakan tugas dan fungsi dirinya sebagai pimpinan di DPR RI pada Korkesra (Koordinator Kesejahteraan Rakyat) untuk memastikan. Apakah betul sudah terlaksana sesuai dengan standar tanggap darurat BNPB yang sudah disampaikan.
Ditegaskan Kang Cucun, untuk menangani banjir di Kabupaten Bandung, salah satunya harus ada embung di wilayah Rancaekek, Tegalluar, Solokanjeruk, dan wilayah lainnya yang menjadi penyangga sungai.
“Kalau di Cikapundung, misalnya harus dibikin dulu embungnya di mana? Untuk tempat penampungan, biar airnya tidak langsung masuk ke muara Sungai Citarum,” ujarnya.
Ia mengatakan perlu ada penanganan secara cepat untuk menanggulangi kolam-kolam atau embung-embung tersebut. Hal itu dalam upaya menanggulangi banjir.
Kang Cucun juga turut memberikan apresiasi dalam penanganan Citarum Harum tersebut, karena tidak ada lagi di bantaran sungai atau pinggir-pinggir sungai bangunan liar.
Menurutnya, Satgas Citarum Harum juga menangani persoalan limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun) yang dialirkan ke Sungai Citarum bisa tertanggulangi dan diminimalisir, sehingga sungainya bisa terlihat bersih.
Kang Cucun pun kembali menegaskan bahwa kunjungannya ke lokasi banjir itu untuk memastikan jangan sampai orang kesulitan atau susah mencari makan.
“Dalam penanganan tanggap darurat itu, Polda bikin dapur umum, Kodim juga bikin dapur umum. Bupati juga bikin dapur umum. Ini sudah standar pelayanan tanggap darurat setiap bencana banjir terjadi,” ujarnya.**(DA)