MPNews | KAB. BANDUNG – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Pangalengan untuk Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026 telah sukses diselenggarakan di Aula Desa Marga Mukti, Rabu (26/2). Acara yang bertema “Optimalisasi Pencapaian IPM Dalam Rangka Mewujudkan Kabupaten Bandung yang Lebih Bedass ” ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk:
– Forkopimcam: Pelaksana Tugas Camat Pangalengan, Vena Andriawan, S.STP, M.S i, & Ujang saepudin, PLT Sekcam,Kapolsek Pangalengan, AKP Edi Pramana, A.M d, S.H, S.M, M.H, dan Danramil Kapten Inf Mamat Ra’idin.
– Perwakilan Masyarakat: Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ketua Kantor Urusan Agama (KUA), Gandi Sugandi, M. Ag., Ketua Dewan Praksi Gerindra, Yayat Hidayat, S E.MM., Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Fraksi PAN, Anggota Dewan DPRD Fraksi PKB, Tarlan & Tete, Bhabinkamtibmas, Babinsa TNI, Zoni Zipur, Bidang Pendidikan Komite SMPN, dan para Kepala Desa Bersama Sekdes se-Kecamatan Pangalengan.
Dalam sambutannya, Pelaksana Tugas Camat Pangalengan, Vena Andriawan, mengungkapkan rasa syukur atas selesainya pembangunan jalan raya Pangalengan yang telah diresmikan oleh Bupati Bandung. Ia berharap program ini dapat berkontribusi dalam menurunkan angka stunting di wilayah Pangalengan.
Musrenbang ini berfungsi sebagai platform utama untuk merumuskan program dan kegiatan pembangunan di Kecamatan Pangalengan pada tahun 2026. Melalui kolaborasi multisektor dan komitmen bersama, diharapkan dapat tercipta pembangunan yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.
Kehadiran anggota DPRD Kabupaten Bandung, Yadi Supriadi dari Fraksi PAN, di Musrenbang ini menegaskan komitmen legislatif dalam mendukung pembangunan di tingkat kecamatan. Musrenbang ini diharapkan dapat melahirkan program-program inovatif yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat Pangalengan.
Yayat Hidayat, S E, MM, dari Dewan Praksi Gerindra, dalam wawancara, menyatakan komitmen untuk terus mendesak pemerintah mengalokasikan anggaran bagi infrastruktur yang belum menjangkau masyarakat. Menyinggung beberapa program infrastruktur pembangunan yang belum tercakup, ia menegaskan bahwa anggota dewan siap untuk mengajukannya.”.
Dalam sesi wawancara, Vena Andriawan menekankan pentingnya upaya bersama dalam menangani permasalahan stunting di wilayah tersebut. “Stunting bukan hanya masalah gizi, tetapi juga berkaitan dengan pola asuh, sanitasi, serta akses terhadap layanan kesehatan. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bekerja sama dalam menanggulangi stunting demi masa depan generasi yang lebih sehat dan cerdas,” ujar Camat.*(Wan hendy)