KAB. BANDUNG | MPNews – Pasangan calon (paslon) Bupati Bandung dan Wakil Bupati Bandung Sahrul Gunawan dan Gun Gun Gunawan yang diusung Koalisi Bandung Menawan Alus Pisan, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Golongan Karya (Golkar) serta partai non parlemen datang mendaftar ke KPU di hari terakhir waktu pendaftaran, Kamis, 29 Agustus 2024 pukul 19.47 WIB.
Rombongan Paslon bupati dan Wakil Bupati Bandung Sahrul Gunawan dan Gun Gun Gunawan diantar oleh Ketua Tim Bandung Menawan Alus Pisan , H. Sugianto, Ketua Tim Pemenangan Pusat dari PKS yang juga mantan Gubernur Jawa Barat dua periode Ahmad Heryawan serta penasehat DPD Golkar Kabupaten Bandung yang juga mantan Bupati Bandung dua periode HM. Dadang Naser.
Mereka tiba di KPU 3 jam setelah pasangan Bedas Jilid 2 meninggalkan kantor KPU Kabupaten Bandung di Jalan Bhayangkara Soreang.
Sempat terjadi keributan saling dorong saat menyambut kedatangan rombongan Pasangan Bandung Menawan Alus Pisan. Beruntung tidak berlangsung lama.
Sahrul dan Gun Gun diterima Ketua KPU dan jajaran dengan upacara adat Sunda seperti pada penerimaan pasangan Dadang Supriatna – Ali Syakieb. Kemudian diterima di aula KPU untuk registrasi berkas.
Paslon Bandung Menawan Alus Pisan sebelumnya melakukan deklarasi pemenangan Sahrul – Gun Gun di Sekretariat DPD Partai Golkar Jalan Soreang – Banjaran, sebelum diantar menuju KPU Kabupaten Bandung.
Ketua Tim Pemenangan Bandung Menawan Alus Pisan H. Sugianto mengatakan, Paslon Alus Pisan didukung PKS, Golkar, PPP, Partai Umat, Partai Garuda dan Gelora.
“Kami coba uji nyali masuk ke kantor KPU ini, insyaa Alloh sebelum masuk diparancahan heula. Juga pembina parpol turut menghantar pasangan bakal calon, insyaa Alloh menjadi malam Jumat keramat bagi kemenangan Sahrul Gunawan dan Gun Gun Gunawan pada Pilkada 2024 ini,” kata Sugianto yang juga Ketua DPD Golkar Kabupaten Bandung ini.
Menurut Sugianto, gabungan parpol yang mengusung Bandung Menawan Alus Pisan ini benar-benar uji nyali dengan mempersiapkan Pilkada 2024 ini ingin secara demokratis, jujur adil, dilaksanakan bersama masyarakat. “Kami mendukung itu sesuai undang undang pemilu yang jurdil. Juga untuk sama-sama menjaga netralitas,” tuturnya.
Sugianto menuturkan, meski Sahrul saat ini sebagai calon Incumbent wakil Bupati Bandung, pihaknya tidak menggunakan fasilitas negara. “Ini uji nyali juga, untuk menjalankan pemilu dengan tidak merusak demokrasi, tidak licik, bagaimana menjalankan demokrasi yang baik, menjalankan pendidikan demokrasi bagi masyarakat dengan baik. Kalau ada kecurangan dari pihak lawan bisa ditindak, begitu juga sebaliknya bila ada pelanggaran bagi kami harus ditindak,” tandasnya.
Bakal calon Bupati Bandung Sahrul Gunawan mengatakan, Paslon Bandung Menawan Alus Pisan mengedepankan demokrat syariah yang telah mengiringi untuk mendaftarkan sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung pada Pilkada 2024.
Sahrul Gunawan berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung dan mengusungnya sehingga saat ini sudah berada di KPU. Ia berniat bagaimana bisa melakukan demokrasi yang baik, tidak sampai melawan kotak kosong, dengan niatan kedepan Kabupaten Bandung lebih baik.
“Pengalaman kami sebagai wakil bupati mempunyai pengalaman untuk kemajuan Kabupaten Bandung, dan menjadi pilihan bagi masyarakat Kabupaten Bandung kedepan,” kata artis pemeran Jun dalam Sinetron Jin dan Jun ini.
Sahrul mengaku, selama jadi wakil bupati ia merasa masih mempunyai harapan untuk melakukan pembenahan untuk kemajuan Kabupaten Bandung kedepan. “Prinsipnya, saya dipilih masyarakat meski ada isu saya harus mundur, saya tetap untuk tidak mundur, dan tetap berusaha menjalankan amanah masyarakat,” katanya.
Bakal Calon Bupati Bandung H. Gun Gun Gunawan, mengatakan kehadiran Bandung Menawan Alus Pisan sebagai bakal calon akan mewarnai Pilkada 2024. Ia menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah hadir mengantarkan untuk mendaftarkan di KPU sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung pada Pilkada 2024.
Dengan sudah mendaftar dua pasang bakal calon Bupati Bandung dan bakal calon Wakil Bupati Bandung tersebut ke KPU di hari terakhir, dipastikan tidak ada lagi paslon yang mendaftar sampai pendaftaran ditutup pukul 23.59.
Untuk selanjutnya kedua pasangan calon akan direkomendasikan diperiksa kesehatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.
“Mohon maaf jika pemeriksaan kesehatan direkomendasikan Rumah Sakit Hasan Sadikin. Sedikit jauh di Kota Bandung, dan mungkin nanti paslon dari luar daerah pun dimerekomendasikan di RSHS,” kata Syam Zamiat. ***Sopandi